Tiket Pesawat Murah

Bisa mendapatkan harga tiket pesawat yang murah pastilah dambaan setiap orang yang akan menggunakan sarana transportasi udara tersebut. Hanya saja, tiket pesawat murah memang tidak bisa didapatkan setiap saat. Jika Anda ingin mendapatkan tiket pesawat murah, tips berikut ini akan bisa membantu Anda:

(1) Dapatkan tiket promo. Hanya saja tiket promo ini jumlahnya terbatas dan jadwalnya sudah ditetapkan oleh pihak maskapai. Jadi tidak bisa dipindahtangankan dan tidak bisa diubah jadwal keberangkatannya atau disesuaikan dengan jadwal keberangkatan yang Anda kehendaki. Jika ingin mendapatkan tiket promo, Anda harus aktif mencari informasi. Bisa datang langsung ke bandara atau melalui internet agar lebih efektif. Jangan lupa membandingkan tiket promo yang ditawarkan masing-masing maskapai karena biasanya mereka menawarkan tiket promo dengan harga yang bervariasi;

(2) Hindari melakukan perjalanan udara di jam-jam padat (peak season), misalnya akhir pekan atau awal pekan, menjelang lebaran, Natal, Tahun Baru, hari libur, hari besar nasional, dan sejenisnya. Pada hari-hari seperti ini harga tiket biasanya melambung tinggi. Oleh karena itu Anda dianjurkan untuk memilih jadwal penerbangan di pagi hari, malam atau dini hari maupun hari-hari biasa (bukan awal dan akhir pekan);

(3) Pesanlah tiket jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan yang Anda rencanakan. Semakin mendekati hari keberangkatan harga tiket yang ditawarkan semakin mahal. Dalam hal ini Anda tidak lagi memiliki banyak pilihan yang tersisa karena harga tiket yang murah sudah habis terjual sehingga tinggal tersisa tiket untuk tarif menengah ke atas;

(4) Rajin melakukan survei jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan yang Anda kehendaki. Dari hari ke hari harga tiket memang cenderung berfluktuatif. Jika Anda sudah yakin mendapatkan harga tiket yang sesuai, segeralah melakukan pemesanan. Jangan lupa untuk selalu membandingkan harga tiket yang ditawarkan oleh masing-masing maskapai. Manfaatkan batas waktu reservasi yang diberikan oleh pihak maskapai atau pun agen tiket pesawat dengan sebaik-baiknya. Batas waktu reservasi ini bisa Anda gunakan untuk tetap melakukan survei sebelum Anda memutuskan melakukan pembayaran. 

Itulah tadi beberapa tips yang bisa anda terapkan untuk bisa dapatkan tiket pesawat murah yang diidamkan. Terus berusaha dan berdoa mudah-mudahan dimudahkan jalannya. Amin !.

Biro Perjalanan Wisata

Usaha perjalanan wisata merupakan bentuk usaha yang menyelenggarakan jasa perjalanan wisata baik di dalam negeri maupun ke luar negeri dengan menyediakan sarana pariwisata dan segala hal yang terkait bidang tersebut. Usaha ini bisa berbentuk badan usaha, baik itu berupa Perseroan Terbatas (PT), Perseroan Komanditer (CV), Firma (Fa), koperasi, ataupun yayasan. Bisa juga berbentuk usaha perorangan.

Yang termasuk dalam jenis usaha perjalanan wisata yaitu biro perjalanan wisata dan agen perjalanan wisata. Baik biro maupun agen perjalanan wisata dalam menjalankan usaha tersebut harus memiliki izin usaha biro serta agen perjalanan wisata yang diberikan oleh Walikota ataupun Pejabat yang ditunjuk. Dasar hukum pendirian biro dan agen perjalanan wisata ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 67 tahun 1996 tentang kepariwisataan.

Prosedur permohonan izin usaha pendirian biro dan agen perjalanan wisata diawali dengan mengajukan surat permohonan kepada walikota atau pejabat yang ditunjuk, yakni dengan mengisi formulir permohonan yang telah disediakan bermaterai Rp. 6 ribu. Surat permohonan tersebut akan diproses selama 30 hari. Setelah itu baru diputuskan apakah permohonan itu diterima ataukah ditolak. Selanjutnya pemohon diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan berupa:

(1) Identitas diri yang masih berlaku (foto kopi KTP);

(2) Foto kopi Izin Mendirikan Bangun-Bangunan (IMBB);

(3) Foto kopi Izin Gangguan;

(4) Foto kopi studi kelayakan;

(5) Foto kopi akte pendirian perusahan, kecuali untuk usaha perorangan;

(6) Mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD).

Dalam menjalankan usahanya, biro dan agen perjalanan wisata diharuskan menjalankan kewajiban berikut ini:

(1) Memberikan perlindungan kepada para pemakai jasanya;

(2) Menyediakan pramuwisata untuk memimpin dan membimbing wisatawan;

(3) Menjamin terpenuhinya kewajiban atas pungutan negara dan pungutan daerah serta mengadakan pembukuan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

(4) Memberikan laporan berkala kepada Walikota atau Pejabat yang berwenang, yakni berupa laporan tahunan Statistik usaha biro dan agen perjalanan wisata;

(5) Tunduk terhadap perundang-undangan yang berlaku. Jika kewajiban ini tidak terpenuhi maka izin usaha tersebut akan dicabut oleh Walikota atau Pejabat yang berwenang.